Chitika

Sunday, May 10, 2015

AMALAN UNTUK MELINDUNGI DIRI DARI KEJAHATAN MANUSIA/HAIWAN/BENCANA ALAM




AMALAN UNTUK MELINDUNGI DIRI DARI KEJAHATAN MANUSIA/HAIWAN/BENCANA ALAM

**Amalan Doa Untuk Keselamatan & Melindungi Diri Dari Kejahatan Manusia/Haiwan/Bencana Alam**



Hidup manusia hingga saat ini semakin hari semakin berat berbagai kasus pembunuhan,perampokan hingga bencana seperti kebakaran,banjir dll akan terus menghantui kehidupan ini. Islam mengajarkan kita untuk tetap tawakal & berdoa memohon ampunan & perlindungan dari marabahaya kehidupan.

Amalan & Doa Yang Harus Anda Lakukan :

1,Laksanakan solat jamaah selalu di awal waktu, usahakan minima berjamaah di masjid 1x setiap hari.
2.Laksanakan solat dhuha & tahajud masing-masing 2 rakaat setiap hari
3.Bacalah Asmaul Husna minima 3x setiap hari
4.Bacalah Surah Al-Falaq,An-naas,al-iklhas & al-fatihah 3x setiap hari
5.Bacalah Surah Yaasin,Al-Mulk,Al-Waqiah & Ayat Kursi 1x setiap hari
6.Berikan sedekah & infaq kepada yatim piatu & fakir miskin minima 3x secara iklhas setiap hari.
7.Bacalah kalimah tauhid/syahadah & selawat kepada nabi 7x setiap hari
8.Selanjutnya Bacalah Doa Berikut ini


a) Doa keselamatan diri, anak-anak, keluarga dan rumahtangga dari kejahatan manusia, haiwan dan bala bencana.



Maksudnya: Sesungguhnya Tuhanku, tiada Tuhan yang sebenarnya yang berhak disembah melainkanNya, ke atasNya aku bertawakkal, dan Dialah Tuhan yang memiliki arasy yang agung, .Apa sahaja yang dikehendakinya tentu akan berlaku, dan apa yang tidak dikehendakinya tidak akan berlaku.Tiada daya dan kekuatan melainkan dengan izin Allah yang maha tinggi lagi maha agung. Aku bersaksi bahawa Allah maha berkuasa atas segala sesuatu dan pengetahuanNya meliputi segala sesuatu. Aku memohon perlindungan kepadaNya yang maha berkuasa menahan langit dari jatuh ke atas bumi melainkan dengan izinNya, aku memohon perlindunganNya dari kejahatan segala makhluk yang bergerak di muka bumi yang berada di bawah kuasaNya. Sesungguhnya Tuhanku tetap di atas jalan yang lurus.

b) Doa keselamatan diri dan harta benda 


Maksudnya: Sesungguhnya Tuhanku, tiada Tuhan yang sebenarnya yang berhak disembah melainkan Engkau, ke atas Engkau aku bertawakkal, dan Engkaulah Tuhan yang memiliki arasy yang agung. Apa sahaja yang dikehendakinya tentu akan berlaku, dan apa yang tidak dikehendakinya tidak akan berlaku. Tiada daya dan kekuatan melainkan dengan izin Allah yang Maha Tinggi lagi Maha Agung.
Dengan nama Allah yang mempunyai kemahuan, agung kenyataan, lagi amat berkuasa apa yang dikehendaki oleh Allah, aku berlindung daripada syaitan.
Cukuplah Allah bagiku, tidak ada Tuhan kecuali Dia, hanya kepadaNya aku betawakal, Dialah Pemilik Arasy yang agung. Tidak ada daya dan kekuatan kecuali pada Allah.

c) Doa penjaga harta dan ahlinya.
Doa ini boleh diamalkan ketika mengunci kereta, rumah, meninggalkan rumah untuk keluar kawasan, balik kampung atau seumpamanya. Mengamanahkan Allah SWT untuk menjaganya, bacalah doa berikut;

Maksudnya: Aku tinggalkan kepada Allah harta dan keluargaku.

d) Doa mengelak daripada ditimpa bala dan musibah


Maksudnya: Rasulullah S.A.W didengari berkata sesiapa yang berdoa; "Dengan nama Allah yang tiada dimudaratkan sesuatu apapun dengan namaNya samada di bumi dan di langit, dan Dialah Maha Mendengar dan Maha Mengetahui" sebanyak 3 kali, maka ia tidak ditimpa kesusahan bala dan musibah sehinggalah subuh esoknya, dan barangsiapa membacanya ketika subuh 3 kali, ia tidak ditimpa kesusahan bala dan musibah sehingga petangnya" ( Riwayat Abu Daud, 4/323 ; Al-Tirmidizi, 5/465)


e) Doa untuk melindungi diri dari kejahatan perkosaan, sesuai bagi kaum wanita
doa sahih yang dibaca oleh isteri Nabi Ibrahim a.s iaitu Siti Sarah

Maksudnya: Ya Allah, jika engkau mengetahui bahawa aku beriman kepadaMu dan RasulMu, dan aku menjaga kehormatanku hanya untuk suamiku, maka lindungilah aku daripada dikuasai oleh orang-orang kafir dan zalim" ( Riwayat Al-Bukhari, no 2104, 2/722; Sunan Al-Baihaqi, 5/97; Musnad Ahmad, 2/403; Fath Al-Bari, 6/393; Umdat Al-Qari, 12/30 ; Sahih )

f) Doa untuk keluar rumah & berangkat kerja/pemergian/mudik
Bismillahi tawakkaltu alallahi, wa laa hawla walaa quwwata illabillaah
Maksudnya: Dengan nama Allah, aku bertawakkal kepada Allah, tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan-Nya

g) Doa Untuk menghadapi pencuri/peragut atau penjahat yang lain

Doa :
A’uudzubi kalimatillahi tammati minsyarri maa kholaq
Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna, dari kejahatan mahlukNya
(3x Sesudah subuh dan Sesudah Magrib)
Riwayat hadits :
khaulah binti Hakim, “Saya mendengar Rasulullah bersabda. “barang siapa ada di suatu tempat kemudian membaca doa itu. Maka tidak ada suatu apapun yang membahayakannya sampai ia meninggalkan tempat itu.”(HR. Muslim).

Dari Abi Hurairah RA, sesungguhnya Nabi SAW bersabda " Barangsiapa yang di waktu sore mengucapkan tiga kali, maka segala racun dan binatang penyengat yang beracun tidak akan membahayakannya pada malam itu" (HR At Tirmidzi dan Ahmad)
Doa :
Bismillahilladzii laa yadhurru ma asmihi syai’un fil ardhi walaa fissama’i wahuwassami’ul ‘aliim
“Dengan nama Allah yang tidak ada apapun akan membahayakan atas namaNya, baik di langit maupun di bumi, dan Dia Maha mendengar lagi Maha Mengetahui”
(3x Sesudah subuh dan Sesudah Magrib)

Riwayat Hadits :
Dari Ustman bin Affan RA berkata: Rasulullah SAW bersabda: Tiada seorang hambapun yang mengucapkan setiap pagi dan petang sebanyak tiga kali, pasti tidak ada sesuatupun yang dapat membahayakannya"
(HR Abu Dawud dan Tirmidzi)

Allahumma anta robbi laa ilaaha illa anta, ‘alaika tawakkaltu wa anta robbul ‘arsyil azhiim. Maasyaa alloohu kaana wamaa lam yasya’lam yakun. Laa hawla walaa quwwata illaa billaahil ‘aliiyyil ‘azhiimi, a’lamu annallaaha ‘alaa kulli syai’in qodiir, wa annallooha qod ahatho bikulli syai’in ‘ilmaan. Alloohumma inni a’uudzubika min syarri nafsi, wamin syarri kulli daabbatin anta khidzumbinaa shiyatihaa. Inna robbi ‘alaa shirootim mustaqiim.
Ya Allah, Engkau adalah Tuhanku. Tiada Tuhan selain Engkau. KepadaMu aku bertawakal, dan Engkau Tuhan pemilik ‘Arasy yang agung. Apa yang dikehendaki Allah pasti terjadi, dan apa yang tidak dikehendakiNya pasti tidak akan terjadi. Tiada daya dan kekuatan kecuali Allah yang Maha Tinggi lagi Maha Besar. Aku tahu bahwasanya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu, dan bahwasanya ilmu Allah meliputi segala sesuatu. Ya Allah, aku berlindung kepadaMu dari kejahatan diriku, dan dari kejahatan mahluk yang berada dalam kekuasaanMu. Sesungguhnya Tuhanku selalu menunjukkan jalan yang lurus.
(Setiap Pagi dan Sore)

h) Doa Untuk Perlindungan dari fitnah & azab

Allahumma arinal haqqa-haqqa warzuqnat tiba’ah, wa arinal baathila-baathila warzuqnaj tinabah
Ya Allah tunjukkanlah bahwa yang benar adalah benar, dan berikan kami kekuatan untuk mengikutinya, dan tunjukkanlah bahwa yang bathil adalah bathil, dan berikan kami kekuatan untuk menjauhinya
(Dibaca pada sujud terakhir setiap solat)


Allahumma inni a’udzubika min ‘adzaabil qobri wamin ‘adzaabannar wamin fitnatil mahya wal ma maati wamin fitnati masiihi dajjal
Ya Allah, aku berlindung padaMu dari adzab kubur, dan dari adzab neraka, dan dari fitnah kehidupan, dan dari fitnah kematian, dan dari fitnah Almasih Dajjal

Tuesday, January 20, 2015

Doa agar Diberi Kerajaan Atau Kekuasaan



Doa agar Diberi Kerajaa Atau Kekuasaan 



(Kerajaan adalah kekuasaan)
Kajian ayat 26-27 dari surat Ali Imran

Ada orang bertanya, “Bagaimana kalau doa Nabi Sulaiman AS kita baca agar mendapat kerajaan seperti Nabi Sulaiman SAW?.”
Jawabannya, “Boleh-boleh saja, tetapi yang ‘seperti’ belum tentu persis atau setimbang. Dan doa minta kerajaan yang lebih berbobot dari pada doa Nabi Sulaiman AS adalah 'Doa Nabi Muhammad SAW' dari Allah:
اللَّهُمَّ مَالِكَ الْمُلْكِ تُؤْتِي الْمُلْكَ مَنْ تَشَاءُ، وَتَنْزِعُ الْمُلْكَ مِمَّنْ تَشَاءُ، وَتُعِزُّ مَنْ تَشَاءُ، وَتُذِلُّ مَنْ تَشَاءُ بِيَدِكِ الْخَيْرُ إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ، تُولِجُ اللَّيْلَ فِي النَّهَارِ، وتُولِجُ النَّهَارَ فِي اللَّيْلِ، وَتُخْرِجُ الْحَيَّ مِنَ الْمَيِّتِ، وَتُخْرِجُ الْمَيِّتَ مِنَ الْحَيِّ، وَتَرْزُقُ مَنْ تَشَاءُ بِغَيْرِ حِسَابٍ رَحْمَنَ الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ وَرَحِيمَهُمَا، تُعْطِي مَنْ تَشَاءُ مِنْهُمَا، وتَمْنَعُ مَنْ تَشَاءُ، ارْحَمْنِي رَحْمَةً تُغْنِيني بِهَا عَنْ رَحْمَةِ مَنْ سِوَاكَ[1]

Artinya:
Ya Allah Raja segala kerajaan, Tuhan memberikan kerajaan pada yang Tuhan kehendaki, melepas kerajaan dari yang Tuhan kehendaki, menjayakan orang yang Tuhan kehendaki, dan merendahkan orang yang Tuhan kehendaki. Di Tangan Tuhan lah segala kebaikan, sungguh Tuhan Maha Kuasa atas segala sesuatu. Tuhan memasukkan malam di dalam siang dan memasukkan siang di dalam malam. Mengeluarkan kehidupan dari kematian dan mengeluarkan kematian dari kehidupan. Dan memberi rizqi dengan tanpa perhitungan pada orang yang Tuhan kehendaki. Wahai yang Maha Pengasih di dunia dan akhirat, dan Maha penyayang di dalam duanya, Tuhan memberi bagian dari duanya pada orang yang Tuhan kehendaki dan menghalang-halangi orang yang Tuhan kehendaki. Sayangilah saya dengan rahmat yang Tuhan gunakan memberi kekayaan hamba, jauh dari rahmat selain Tuhan. 

Alasan ulasan di atas: 
Setelah Nabi Sulaiman AS berdoa dan doanya telah dikabulkan, ternyata karena akibatnya yang terlalu agung; justru berdampak banyak jin dan manusia yang mengkultuskan Nabi Sulaiman AS. 
Setelah Nabi Muhammad SAW membaca ajaran Allah itu dampaknya jauh lebih besar dari pada dampak yang diterima oleh Nabi Sulaiman, namun aman bagi umat dari pengkultusan terhadap nabi mereka.

Memang Thabarani mengeluarkan Hadits mengenai doa itu 'Diajarkan pada Mu’adz bin Jabal RA' yang stres karena keberatan hutang. Namun kalau ditinjau dari segi sababunnuzul (sebab turunnya doa dalam ayat tersebut) dan matan (isi) doa itu, arahnya agar nabi dan umatnya mengenal, memuji dan berdoa pada Allah yang Maha segala-galanya. Dan itulah yang mendasari doa seorang menjadi makbul.

Riwayat lengkap dari Hadits sehubungan dengan doa itu:
16739 - حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ يَعْقُوبُ بن إِسْحَاقَ النَّيْسَابُورِيُّ، حَدَّثَنَا نَصْرُ بن مَرْزُوقٍ الْعُمَرِيُّ، حَدَّثَنَا أَبُو زُرْعَةَ وَهْبُ اللَّهِ بن رَاشِدٍ، حَدَّثَنَا يُونُسُ بن يَزِيدَ الأَيْلِيُّ، حَدَّثَنِي ابْنُ شِهَابٍ الزُّهْرِيُّ، عَنْ سَعِيدِ بن الْمُسَيِّبِ، عَنْ مُعَاذِ بن جَبَلٍ، أَنّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ افْتَقَدَهُ يَوْمَ الْجُمُعَةِ، فَلَمَّا صَلَّى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَتَى مُعَاذًا فَقَالَ لَهُ:"يَا مُعَاذُ، مَا لِي لَمْ أَرَكَ؟"، قَالَ: يَا رَسُولَ اللَّهِ، لِيَهُودِيٍّ عَلَيَّ أُوقِيَّةٌ مِنْ تِبْرٍ، فَخَرَجْتُ إِلَيْكَ فَحَبَسَنِي عَنْكَ، فَقَالَ لَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:"يَا مُعَاذُ، أَلا أُعَلِّمُكَ دُعَاءً تَدْعُو بِهِ؟ فَلَوْ كَانَ عَلَيْكَ مِنَ الدِّينِ مِثْلُ جَبَلِ صَبِرٍ أَدَّاهُ اللَّهُ عَنْكَ وَصَبِرٌ جَبَلٌ بِالْيَمَنِ، فَادْعُ بِهِ يَا مُعَاذُ قُلِ: اللَّهُمَّ مَالِكَ الْمُلْكِ تُؤْتِي الْمُلْكَ مَنْ تَشَاءُ، وَتَنْزِعُ الْمُلْكَ مِمَّنْ تَشَاءُ، وَتُعِزُّ مَنْ تَشَاءُ، وَتُذِلُّ مَنْ تَشَاءُ بِيَدِكِ الْخَيْرُ إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ، تُولِجُ اللَّيْلَ فِي النَّهَارِ، وتُولِجُ النَّهَارَ فِي اللَّيْلِ، وَتُخْرِجُ الْحَيَّ مِنَ الْمَيِّتِ، وَتُخْرِجُ الْمَيِّتَ مِنَ الْحَيِّ، وَتَرْزُقُ مَنْ تَشَاءُ بِغَيْرِ حِسَابٍ رَحْمَنَ الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ وَرَحِيمَهُمَا، تُعْطِي مَنْ تَشَاءُ مِنْهُمَا، وتَمْنَعُ مَنْ تَشَاءُ، ارْحَمْنِي رَحْمَةً تُغْنِيني بِهَا عَنْ رَحْمَةِ مَنْ سِوَاكَ"


Arti (selain) isnadnya:
Dari Mu’adz bin Jabal, “Sesungguhnya Rasulullah SAW pernah mencari-cari Mu’adz bin Jabal yang absen dari shalat Jumat. Setelah shalat, Rasulullah SAW mendatangi Mu’adz untuk berkata ‘hai Mu’adz kenapa saya tadi tidak melihat kau hadir?.”
Mu’adz menjawab, “Karena ada orang Yahudi yang menagih hutang emas satu uqiyah padaku. Saya telah berusaha menemui baginda, namun dia menghalang-halangi, agar saya tidak berhasil menemui baginda.”
Rasulullah SAW bersabda, “Hai Mu’adz! Bukankah kau mau saya ajar doa untuk kau baca? Kalau hutang yang membebani kau semisal gunung Shabir (صَبِرٌ), Allah pasti membuat kau mampu melunasi hutang itu. Berdoalah dengan doa itu hai Mu’adz:

Shabir (صَبِرٌ) adalah nama gunung di Yaman.
Bagi yang belum berhasil menghayati kalimat doa itu, boleh jadi jusru bertanya: “Kenapa dikatakan doa ini lebih utama daripada doa Nabi Sulaiman AS?.”
Jawabannya, “Memang nampak dari doa Sulaiman AS, Allah menundukkan jin, burung, dan manusia, untuknya. Kepatuhan para jin pada Sulaiman melampaui batas, hingga Sulaiman wafat pun, mereka masih bekerja keras, karena dikira dia masih hidup atau takkan wafat.

Sepanjang sejarah belum pernah ada kaum yang diberi pertolongan oleh Allah yang akbarnya sebanding dengan yang telah diberikan pada umat Muhammad. Mengenai anugrah dan pertolongan Allah yang dijelaskan di dalam http:hingga di walit perang-Yarmuk- adalah hanya sebagian kecil, belum dijelaskan semuanya.
Berarti nampak dari doa ajaran Allah untuk Nabi Muhammad SAW jauh lebih besar, bahkan membuat manusia lebih tahu dan lebih dekat kepada Allah.

Beberapa orang bertanya, “Kenapa justru inti doa itu memohon Rahmat Allah untuk kita, yang jauh lebih luas daripada rahmat yang dari selain Allah?.”
Jawabannya, “Justru itulah yang membuat manusia masuk surga dan disayang di dunia dengan berlebih-lebih oleh Allah."
Ustadz Bahruddin dan lainnya berkata, “Berarti ini doa agar kita boleh melunasi hutang? Berdasarkan Hadits di atas?.”
Jawabannya, “Ditinjau dari sababunnuzulnya, doa ini untuk minta kerajaan akbar yang dibalut rahmat. Tetapi nabi SAW pernah mengajarkan agar dibaca oleh Muadz yang saat itu keberatan hutang.” [2]



[1] Bagi yang tidak bisa membaca tulisan Arab, di atas sudah dituliskan untuk mempermudahkan.
[2] Rujukan uraian ini di: تفسير البغوي - إحياء التراث (1 / 425):
ع «374» قَالَ قَتَادَةُ: ذُكِرَ لَنَا أَنَّ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَأَلَ رَبَّهُ أَنْ يَجْعَلَ مُلْكَ فَارِسَ وَالرُّومِ فِي أُمَّتِهِ فَأَنْزَلَ الله تعالى هذه الآية.
ع «375» وَقَالَ ابْنُ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا وَأَنَسُ بْنُ مَالِكٍ رَضِيَ الله عنه: لما فَتَحَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَكَّةَ وَعَدَ أُمَّتَهُ مُلْكَ فَارِسَ وَالرُّومِ. [قَالَ الْمُنَافِقُونَ وَالْيَهُودُ: هَيْهَاتَ هَيْهَاتَ مِنْ أَيْنَ لمحمد مُلْكُ فَارِسَ وَالرُّومِ؟]  وَهُمْ أَعَزُّ وَأَمْنَعُ مِنْ ذَلِكَ، أَلَمْ يَكْفِ مُحَمَّدًا مَكَّةُ وَالْمَدِينَةُ حَتَّى طَمِعَ فِي مُلْكِ فَارِسَ وَالرُّومِ، فَأَنْزَلَ اللَّهُ تَعَالَى هَذِهِ الْآيَةَ: قُلِ اللَّهُمَّ.

Doa Meluluhkan Hati Seseorang Terutama Anak-Anak Yang Degil Dan Keras Kepala



Doa Meluluhkan Hati Seseorang Terutama Anak-Anak Yang Degil Dan keras Kepala

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Banyak orang yang bertanya, bagaimana doa untuk meluluhkan hati seseorang? Berikut kami coba cantumkan Hadits tentang doa yang dimaksud:
ألا أعلمك ما علمني جبريل إذا كانت لك حاجة إلى بخيل شحيح أو سلطان جائر أو غريم فاحش تخاف فحشه فقل : اللهم إنك أنت العزيز الكبير وأنا عبدك الضعيف الذليل الذي لا حول ولا قوة إلا بك ، اللهم سخر لي فلانا كما سخرت فرعون لموسى ولين لي قلبه كما لينت الحديد لداود فانه لا ينطق إلا باذنك ناصيته في قبضتك وقلبه في يدك جل ثناء وجهك يا أرحم الراحمين.

Artinya: 
(Nabi SAW bersabda "Maukah kau kuajar yang pernah Jibril AS ajarkan padaku?. Ketika kau mempunyai hajat pada orang sangat pelit lagi kikir, atau penguasa jair (tidak adil), atau orang keberatan hutang yang jahat, maka berdoalah: 





Arabnya:


اللَّهُمَّ إِنَّكَ أَنْتَ الْعَزِيْزُ الْكَبِيْرُ وَأَنَا عَبْدُكَ الضَّعِيْفُ الذَّلِيْلُ الَّذِيْ لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِكَ، اللَّهُمَّ سَخِّرْ لِيْ ............ فُلَاناً كَمَا سَخَّرْتَ فِرْعَوْنَ لِمُوْسَى وَلَيِّنْ لِيْ قَلْبَهُ كَمَا لَيَّنْتَ الْحَدِيْدَ لِدَاوُدَ فَإِنَّهُ لَا يَنْطِقُ إِلَّا بِإِذْنِكَ نَاصِيَتُهُ فِيْ قَبْضَتِكَ وَقَلْبُهُ فِيْ يَدِكَ جَلَّ ثَناَءُ وَجْهِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ
................sebut nama orang berkena..
Artinya:
Ya Allah sungguh Engkau Maha Mulia Maha Besar, sedangkan saya hambaMu yang sangat hina lagi dina yang tiada upaya dan kekuatan kecuali karena Engkau. Ya Allah, tundukkanlah........(1) padaku sebagaimana Kau telah menundukkan Fir’aun pada Musa. Dan luluhkanlah hatinya untukku sebagaimana Kau telah meluluhkan besi untuk Daud. Karena sungguh dia takkan berbicara kecuali dengan izinMu, ubun-ubunnya dalam genggamanMu dan hatinya di TanganMu. Pujian WajahMu telah agung, wahai zat yang lebih sayang daripada para penyayang.


(1) Ada yang bertanya “Bolehkah setelah Allaahumma sakh-khirlii ….titik-titiknya diisi lafal 'qalba fulan/fulanah (hati seorang)?” Saya menjawab, “Tidak boleh, itu salah besar. Yang benar Haditsnya: Langsung sebut namanya, tidak perlu ditambahi lafal 'qalba'."
Meskipun banyak yang melakukan demikian, tetap salah. Karena Jibril mengajarkan pada nabi SAW, untuk menundukkan orang, bukan hati. Dan meluluhkan hati. Jadi, kalau hati diluluhkan. Kalau orang ditundukkan. Dalam kaidah bahasa Arab, "Sakh-khara, atau 'sakh-khir'," Adalah penundukan yang bisa dinikmati. Seperti sakh-khara lanaa haadzaa. Atau penundukan yang bisa diperintah merosak. Penjelasan ini bisa dirujukkan pada Firman:
{إِنَّا سَخَّرْنَا الْجِبَالَ مَعَهُ يُسَبِّحْنَ بِالْعَشِيِّ وَالْإِشْرَاقِ} [ص: 18].
{أَلَمْ تَرَ أَنَّ اللَّهَ سَخَّرَ لَكُمْ مَا فِي الْأَرْضِ وَالْفُلْكَ تَجْرِي فِي الْبَحْرِ بِأَمْرِهِ} [الحج: 65].
{أَلَمْ تَرَوْا أَنَّ اللَّهَ سَخَّرَ لَكُمْ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ وَأَسْبَغَ عَلَيْكُمْ نِعَمَهُ ظَاهِرَةً وَبَاطِنَةً} [لقمان: 20].
{ اللَّهُ الَّذِي سَخَّرَ لَكُمُ الْبَحْرَ لِتَجْرِيَ الْفُلْكُ فِيهِ بِأَمْرِهِ وَلِتَبْتَغُوا مِنْ فَضْلِهِ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ} [الجاثية: 12].
{سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ } [الزخرف: 13].

Sunday, January 18, 2015

SURAH INI DAPAT MENGHINDARKAN PEMBACANYA DARI AZAB KUBUR DAN API NERAKA.



SURAH INI DAPAT MENGHINDARKAN PEMBACANYA DARI AZAB KUBUR DAN API NERAKA.


السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Abu-Laits berkata: "Siapa yang ingin selamat dari siksaan kubur maka harus menlazimi empat dan meninggalkan empat iaitu:
  1. Menjaga sembahyang lima waktu.
  2. Banyak bersedekah.
  3. Banyak membaca al-quran.
  4. Memperbanyakkan bertasbih (Subhanallah walhamdulillah walaa ilaha illallah wallahu akbar, walahaula wala quwata illa billah).
Semua yang empat ini dapat menerangi kubur dan meluaskannya. Adapun empat yang harus ditinggalkan ialah:
  1. Dusta.
  2. Khianat.
  3. Adu-domba.
  4. Menjaga kencing, sebab Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Bersih-bersihlah kamu daripada kencing, sebab umumnya siksa kubur itu kerana kencing. (Yakni hendaklah dicuci kemaluan sebersih-bersihnya.).
Diantara fadhilat Surah Al-Mulk ialah:

a) Memberi Syafaat Bagi Yang Membacanya

Rasulullah S.A.W bersabda:
"Ada satu surah dari Al-Quran yang terdiri dari 30 ayat yang dapat memberi syafaat kepada seseorang, sehingga dosanya diampuni. Surah itu ialah Tabarakallazi Biyadihil Mulku." (HR. Ahmad, Abu Daud, At Tarmizi, An Nasai, Ibnu Majah, Ibnu Hibban dan Al-Hakim.)

b) Terhindar Seksa Kubur

Rasulullah S.A.W bersabda:
"Surah Al-Mulk adalah pencegah, ia adalah penyelamat yang menyelamatkan pembacanya dari seksa kubur." (HR At Tirmizi)

c) Dianjurkan Rasulullah Menghafalnya.

Rasulullah S.A.W bersabda:
"Saya suka supaya surah ini (Tabarakallazi Biyadihil Mulku) terdapat dalam hati tiap-tiap orang mukmin" (HR Al-Hakim)

Abdulloh bin Mas’ud mengatakan: 
“Barangsiapa membaca surah Tabarokalladi bi yadihil mulk setiap malam, maka Alloh azza wajall menghindarkannya dari adzab kubur, dan dahulu kami (para sahabat) di saat Nabi saw (masih hidup) menamainya “al-Mani’ah” (penghindar/penghalang). Sungguh surah tersebut ada dalam Kitabulloh, barangsiapa membacanya dalam suatu malam, maka ia telah banyak berbuat kebaikan” (HR. Nasa’i dengan redaksinya, diriwayatkan pula oleh al-Hakim dan ia mengatakan: sanadnya Sahih, dan dihasankan oleh Albani)

Dari Abu Hurairah, Nabi saw. bersabda, 
“Ada satu surah dari al qur'an yang terdiri dari tiga puluh ayat yang dapat memberi syafa'at kepada yang membacanya, sampai dia diampuni, iaitu: "Tabaarakalladzii biyadihil mulk… (surat Al Mulk)" (HR. Tirmidzi no. 2891, Abu Daud no. 1400, Ibnu Majah no. 3786, dan Ahmad 2/299).

Dari ‘Abdullah bin Mas’ud, dia berkata, 
“Sesiapa membaca “Tabarokalladzi bi yadihil mulk” (surat Al Mulk) setiap malam, maka Allah akan menghalanginya dari siksa /azab kubur.” (HR. An Nasai dan Al Hakim)

KEHEBATAN SURAH AL-KAUTSAR



KEHEBATAN SURAH AL-KAUTSAR

                                                       


السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ


Surah ini paling pendek, hanya mengandungi 3 ayat. Diturunkan di Makkah dan bermaksud sungai di syurga. Kolam sungai ini diperbuat daripada batu permata nan indah dan cantik.

Rasanya lebih manis daripada madu, warnanya pula lebih putih daripada susu dan lebih wangi daripada kasturi. 

Surah ini disifatkan sebagai surah penghibur hati Nabi Muhammad s.a.w. kerana diturunkan ketika baginda bersedih atas kematian 2 orang yang dikasihi iaitu anak lelakinya Ibrahim dan bapa saudaranya Abu Talib. 

Pelbagai khasiat terkandung di dalam surah ini dan boleh kita amalkan:- 

1. Baca surah ini ketika hujan dan berdoa, mudah-mudahan Allah s.w.t. makbulkan doa kita. 

2. Jika kita kehausan dan tiada air, bacalah surah ini dan gosok dileher, Insya'allah hilang dahaga. 

3. Jika sering sakit mata, seperti berair, gatal, bengkak, sapukan air mawar yang sudah dibacakan surah ini sebanyak 10x pada mata. 

4. Jika rumah dipercayai terkena sihir, baca surah ini 10x, mudah-mudahan Allah s.w.t. bagi ilham pada kita dimana letaknya sihir itu. 

5. Jika membacanya 1,000x rezeki kita akan bertambah. 

6. Jika rajin membacanya, hati kita akan menjadi lembut dan khusyuk ketika menunaikan solat. 

7. Jika orang teraniaya dan dipenjara membacanya sebanyak 71x, Allah s.w.t. akan memberikan bantuan kepadanya kerana dia tidak bersalah tetapi dizalimi. 

Perkara yang baik kita amalkan selalu. Sebar-sebarkan kepada kawan, saudara kita.

Wasallam. Jazakallah khairan